Selasa, 02 Desember 2014

biografi jorge lorenzo

0 komentar
Jorge Lorenzo dilahirkan di pulau Balearic Mallorca, Spanyol pada 4 Mei 1987. Ia mulai mengendarai sepeda motor dirumah pada umurnya yang baru 3 tahun dan beberapa bulan kemudian dengan motornya ia ikut balap pertama, balap minicross. Di tahun 1995 pada umurnya yang kedelapan tahun, ia menjuarai Balearic dan kemudian tahun-tahun setelahnya ia juga menjuarai kelas tersebut, seperti kelas trial, minimoto, dan motocross junior dan ia selalu menyandang gelar juara.


Lorenzo lulus ke road race disana dan di kejuaraan nasional di 1997 dan tidak membuatnya bertahan lama untuk melangkah maju, menjuarai kejuaraan Aprilia 50cc di 1998. Karena ia terlalu muda, ada dispensasi khusus buatnya di tahun 2000 yang mengijinkannya untuk berkompetisi di seri Spanish kelas 125cc pada umurnya yang masih 13 tahun dan ia membuat sejarah pada tahun berikutnya ketika berkompetisi di Eropa dan menjadi pembalap termuda yang pernah ada pada kelas Eropa pada kejuaraan 125cc.

Pemuda yang berbakat ini, sekali lagi menunjukkan bahwa umur bukan merupakan batas untuk naik ke level range di kejuaraan balap motor, dan membuat loncatan pertama dikejuaraan dunia dengan motor Derbi di Spanish Gran Prix Jerez pada tahun 2002, pada musim ketiga. Ia tidak mencapai umur yang dibolehkan pada umurnnya yang ke 15 sampai hari sabtu dan ia melewatkan sesi latihan jumat untuk bisa turun di seri itu, tapi niat bulatnya membuahkan hasilnya dan ia membuat impress para peserta lainnya karena berhasil merebut tempat di pole posisi saat itu.

Mallorcan atau Lorenzo ini datang berlomba pada usia yang tepat pada musim lomba berikutnya, menang di balap pertamanya kelas 125cc di GP Rio de Janeiro dan memenangkan 3 musim berikutnya, finish keempat di tahun 2004, sebelum ia beranjak ke motor pabrikan Honda di kelas seperempat litre. Podium ke enam diperoleh dan empat pole posisi diperoleh di tahun pertamanya musim kelas 250cc mendapat point akhir diposisi kelima dan dengan kepindahannya ke tim Aprilia, 2006 ia berharap mendapatkan reputasi yang lebih baik.

Lorenzo dimusim 2006 berharap lebih, dominasi kelas tersebut dengan delapan kemenangan dan merekamkan reputasi yang hebat dengan sepuluh kali menempati posisi 10 kali pole posisi. 2007 adalah waktu bersejarah buat Lorenzo, dan ia mendapatkan gelar juara dunia yang kedua kalinya di seri Sepang. Ia juga menjadi pembalap yang paling sukses di kelas 250cc, sebagai pembalap Spanyol tersukses sepanjang masa.

Lepas tahun 2010 adalah masa keberuntungan baginya, terlebih setelah accident yang terjadi pada rival terberatnya yakni Valentino Rossi, ia sangat mudah

terbentuknya tiki taka

0 komentar
Spanyol berhasil menjuarai Piala Eropa 2008 sekaligus Piala Dunia 2010 dengan mengusung cara bermain yang disebut Tiki-taka. Gaya permainan yang tak jauh berbeda dengan Total Football yang dianut Belanda di era 1970-an. Jika Belanda gagal menjuarai Piala Dunia, Spanyol justru sukses. Ya, boleh dibilang, Tiki-taka telah menyempurnakan Total Football. Tapi, apa sebenarnya tiki-taka itu?
Dalam buku The Linguistics of Football, istilah tiki-taka muncul saat Andres Montes, komentator dan wartawan televisi La Sexta mengucapkan “Estamos tocando tiki taka tiki taka,” yang berarti “Kami bermain tiki taka tiki taka.” Saat mengomentari laga Spanyol kontra Tunisia di Piala Dunia 2006.
12976862301368761565
Clackers alias Tiki-taka.
Sebutan tiki-taka sendiri ada yang mengaitkan dengan mainan yang dalam bahasa Inggris disebut Clackers. Mainan yang terdiri dari dua bola kecil yang beradu dan menghasilkan bunyi “tik-tak”.
Di jagat sepak bola, tiki-taka merupakan sebuah gaya bermain yang mengandalkan umpan pendek, pergerakan pemain, mengalirkan bola di semua area dan menguasai bola sebanyak mungkin. Gaya tiki-taka banyak yang mengaitkan dengan Johan Cruyff. Legenda Belanda ini dikatakan sebagai pioneir saat memakai gaya ini kala menjadi pelatih Barcelona.
Tak disangkal, tika-tika memiliki esensi yang sama dengan total fooball: “Pemain bertahan dan penyerang memiliki porsi yang sama.” Karenanya, tak ada lagi transisi dari saat menyerang atau sebaliknya.
Berikut beberapa hal dalam gaya tiki-taka yang saat ini bisa dilihat di Barcelona atau timnas Spanyol.
Cara bermain
* Bola kebanyakan ada di atas tanah.
* Triangular dan circular passing.
* Umpan kebanyakan pendek-pendek.
* Bola mengalir ke semua arah.
* Pemain jarang menggiring bola.
* Pemain melakukan pergerakan (short moves) secara konstan.
* Umpan selalu mengarah ke kaki.
Possession
* Menguasai bola secara individual dan tim
* Menguasai bola lebih penting ketimbang mencetak gol.
* Passing bola dengan cara yang sama di sepertiga pertama, kedua, dan ketiga lapangan.
* Mengubah arah permainan secara konstan.
* Sabar, yakin, dan akurat dalam mengumpan.
Repossession
* Konsep menyerang tiki-tkika berbeda.
* Kemampuan menguasai bola dan mengalirkannya di sepertiga terakhir lapangan adalah sasaran utama.
* Jika pada suatu titik bola ada di dekat gawang lawan dan ada ruang untuk mengirimnya ke jala, gol pun tercipta.
* 99 persen bola yang menuju depan berawal dari belakang.
* Tim menyerang dari belakang dan bertahan sejak dari depan.
Defending
* Menguasai bola adalah cara bertahan. (Bayangkan, bagaimana lawan bisa mencetak gol jika mereka tak mengusai bola).
* Dalam transisi dari kehilangan bola ke kembali merebut bola, pressing cepat dilakukan. Bukan menghentikan lawan mencetak gol, tapi merebut kembali penguasaan bola.
* Tak diperlukan perubahan dari bertahan-menyerang, juga sebaliknya.
* Bertahan dengan mengusai bola, menyerang juga dengan menguasai bola.
* Konsepnya adalah possession dan repossession, bukan atacking dan defending.
Strategi
* Menguasai bola setiap saat.
* Merebut penguasaan bola secepat mungkin.
* Bertahan dari depan.
* Menyerang dari belakang.

sejarah berdirinya tim liverpool fc

0 komentar

SEJARAH BERDIRINYA CLUB LIVERPOOL FC !!


Berdirinya LFC diawali ketika saingan terbesar dan klub tetangga, Everton, bermula dari sebuah masalah dengan Everton yang membuat LFC berdiri. Ketika Liga sepakbola digelar untuk pertama kalinya pada tahun 1888, Anfield adalah salah satu Stadion pertama yang menjadi penyelenggara. Pada Sabtu 8 september 1888, pertandingan Liga pembuka, Anfield menyambut team tamu Accrington yang bermain tidak dengan ‘the Reds’ melainkan ‘the Blues’ Everton FC. Warna biru dan putih kotak-kotak milik Everton menjadi sebuah pertanda bagi mereka di Anfield ketika memenangkan Liga Inggris pada tahun 1891, tapi ini adalah awal yang sulit bagi Everton. Sebenarnya Kedua team Everton dan LFC berutang banyak akan keberadaannya pada para pendeta dan pemuda dari gereja St. Domingo dan juga kepada John Houlding — Gubernur Liverpool yang membuat Everton meninggalkan Anfield dan yang membentuk LFC. Klub sepakbola St. Domingo pada awalnya dibuat sebagai wadah bagi para pendeta dan pemuda gereja agar bisa diarahkan dan lebih akrab satu sama lain dengan tujuan keagamaan. dengan pelatihan yang rutin dan bertanding kesana kemari. dalam setahun bermain dan berlatih di Stanley Park, mereka menamai klubnya Everton FC, untuk menghargai nama tempat dimana mereka didirikan. Klub St. Domingo sebenarnya tidak memulai pertemuan antar pemainnya di gereja, melainkan disebuah motel di Village Street yang disebut “Ye Anciente Everton Toffee House”. dari sanalah Everton FC mendapatkan julukan “The Toffees”. dan dengan menamai klubnya Everton, klub yakin kalau mereka akan dikenal oleh para pendukungnya dari luar kota yang banyak menanyakan, “Dibagian manakah kota Everton berada?” pada awalnya Everton bermain dan berlatih diberbagai tempat di Liverpool tapi seringnya mereka berlatih dilapangan kosong diwilayah Stanley Park antara Anfield Road dan Walton Breck Road. maka lahirlah salah satu nama besar di dunia sepakbola – Anfield. Klub berkembang dan mendapat sokongan dana dan pengarahan dari Presiden Klub John Houlding. Houlding adalah pemilik pabrik bir dan anggota DPRD setempat yang lalu menjadi Gubernur kota Liverpool. walaupun beliau akhirnya menjadi orang terlupakan di kota liverpool, setidaknya sebuah plakat perunggu masih menempel di Directors’ Lounge di stadion Anfield dan sebuah lukisan foto cat minyak menggantung di museum klub untuk menghargai cita-cita dan perannya. Bagi seorang yang berjasa akan perkembangan Everton dan pendiri dari LFC, sungguh tragis betapa dia dilupakan. tapi ada beberapa landmark dimana Houlding dikenal sebagai “John of Everton”. sebuah jalan kecil dinamai Houlding Street yang dipojokannya ada sebuah bar bernama “Sandon”. Sandon adalah kepunyaan Houlding dan dia memimpin pertemuan-pertemuan Everton disana, diruangan pavilyun dibagian belakang bar. tempat tersebut digunakan juga sebagai tempat berganti pakaian bagi para pemain untuk beberapa tahun. Kedua klub, Everton dan Liverpool pun untuk pertama kali difoto adalah didepan pavilyun tersebut. yang menjadi pertanyaan akankah Everton akan menjadi salah satu anggota pendiri dari Liga sepakbola pada tahun 1888 kalau tanpa bantuan Houlding? Dia membawa Everton ke Anfield pada tahun 1884, Sebelumnya mereka menyewa sebuah lapangan kecil di Priory Road, disebelah utara Stanley Park. tapi mereka terusir karena kebisingan yang terjadi setiap mereka mengadakan pertandingan. Maka Houlding menemui temannya sesama pemilik pabrik bir, Mr. Orrell. yang mempunyai tempat di Anfield Road dan menjalin perjanjian bisnis demi mempunyai sebuah stadion kandang. Tapi dari keputusan itulah kritik berdatangan bertubi-tubi pada sang presiden klub dari jajaran pengurus Everton, dan krisis itu memuncak pada tahun 1892. bukan hanya sewa lapangan saja yang menjadi pokok permasalahan yang mengganggu jajaran pengurus. Houlding menetapkan bahwa hanya bir produksinyalah yang berhak dijual selama pertandingan kandang. dan dia pastinya meraih keuntungan banyak dari keputusan tersebut. Walau bagaimanapun, tetap John Houlding lah yang menolong Everton keluar dari masalah keuangan untuk membeli pemain atau merenovasi lapangan. Penggunaan Sandon Bar sebagai ruang gantipun adalah keputusan yang lagi-lagi menguntungkan Houlding sendiri karena para pemain akan meminum produknya disana. Sebuah surat di harian Liverpool Echo pada Januari 1892 menyatakan bahwa Houlding tidak ingin para pemainnya keluar dari bar, penulis mengatakan,” itu sangat memalukan bagi sebuah klub besar seperti Everton, para pemain harus keluar dan berjalan melewati sekumpulan orang mabuk pada setiap hari pertandingan.” Konflik berkepanjangan mengenai bagaimana mengelola sebuah klub sepakbola dan juga bisnisnya memuncak pada musim 1889-90. ketika sewa lapangan Anfield kembali naik. Everton harus membayar 100 pound pada tahun 1884, dan pada musim 1889-90 Houlding menetapkan Everton harus membayar 250 pound. Dan dia pula yang punya solusi bagaimana keluar dari masalah itu. salah satunya adalah menjadikan Everton sebuah klub profesional. pada 15 sept 1891 dia memimpin sebuah pertemuan tentang itu. Harian lokal dilarang meliput pertemuan itu olehnya, karena menurutnya akan menimbulkan masalah. Houlding menyarankan Everton membeli Anfield dan tanah disekitarnya yang ternyata juga masih miliknya. dengan penawaran harga yang tinggi tentu saja para pengurus menolak tawaran tersebut. Walaupun dengan keuntungan yang didapat dari perkembangan pesat dunia sepakbola dan klub itu sendiri nantinya, sebenarnya tanah mahal itu akan menjadi aset sangat besar. Pada bulan Oktober 1891, situasi yang masih deadlock antara Houlding dan jajaran pengurus tentang masa depan Everton FC menjurus pada keputusan para pengurus dan pemain Everton untuk pindah dan mencari lapangan untuk klub mereka.

Kisah perjalanan Club Liverpool FC !! : Berdirinya LFC diawali ketika saingan terbesar dan klub tetangga, Everton, bermula dari sebuah masalah dengan Everton yang membuat LFC berdiri. Ketika Liga sepakbola digelar untuk pertama kalinya pada tahun 1888, Anfield adalah salah satu Stadion pertama yang menjadi penyelenggara. Pada Sabtu 8 september 1888, pertandingan Liga pembuka, Anfield menyambut team tamu Accrington yang bermain tidak dengan ‘the Reds’ melainkan ‘the Blues’ Everton FC. Warna biru dan putih kotak-kotak milik Everton menjadi sebuah pertanda bagi mereka di Anfield ketika memenangkan Liga Inggris pada tahun 1891, tapi ini adalah awal yang sulit bagi Everton. Sebenarnya Kedua team Everton dan LFC berutang banyak akan keberadaannya pada para pendeta dan pemuda dari gereja St. Domingo dan juga kepada John Houlding — Gubernur Liverpool yang membuat Everton meninggalkan Anfield dan yang membentuk LFC. Klub sepakbola St. Domingo pada awalnya dibuat sebagai wadah bagi para pendeta dan pemuda gereja agar bisa diarahkan dan lebih akrab satu sama lain dengan tujuan keagamaan. dengan pelatihan yang rutin dan bertanding kesana kemari. dalam setahun bermain dan berlatih di Stanley Park, mereka menamai klubnya Everton FC, untuk menghargai nama tempat dimana mereka didirikan. Klub St. Domingo sebenarnya tidak memulai pertemuan antar pemainnya di gereja, melainkan disebuah motel di Village Street yang disebut “Ye Anciente Everton Toffee House”. dari sanalah Everton FC mendapatkan julukan “The Toffees”. dan dengan menamai klubnya Everton, klub yakin kalau mereka akan dikenal oleh para pendukungnya dari luar kota yang banyak menanyakan, “Dibagian manakah kota Everton berada?” pada awalnya Everton bermain dan berlatih diberbagai tempat di Liverpool tapi seringnya mereka berlatih dilapangan kosong diwilayah Stanley Park antara Anfield Road dan Walton Breck Road. maka lahirlah salah satu nama besar di dunia sepakbola – Anfield. Klub berkembang dan mendapat sokongan dana dan pengarahan dari Presiden Klub John Houlding. Houlding adalah pemilik pabrik bir dan anggota DPRD setempat yang lalu menjadi Gubernur kota Liverpool. walaupun beliau akhirnya menjadi orang terlupakan di kota liverpool, setidaknya sebuah plakat perunggu masih menempel di Directors’ Lounge di stadion Anfield dan sebuah lukisan foto cat minyak menggantung di museum klub untuk menghargai cita-cita dan perannya. Bagi seorang yang berjasa akan perkembangan Everton dan pendiri dari LFC, sungguh tragis betapa dia dilupakan. tapi ada beberapa landmark dimana Houlding dikenal sebagai “John of Everton”. sebuah jalan kecil dinamai Houlding Street yang dipojokannya ada sebuah bar bernama “Sandon”. Sandon adalah kepunyaan Houlding dan dia memimpin pertemuan-pertemuan disana. Beberapa hari kemudian di rumah Houlding di Anfield Road dimana dia dan para pengurus Everton yang setia padanya berniat membentuk sebuah klub baru. dan atas saran dari seorang penggila bola William E. Barclay, mereka disarankan untuk menggunakan nama: LIVERPOOL. dan akhirnya LFC terbentuk pada tanggal 15 Maret 1892. Barclay adalah Sekjen pertama Everton ketika klub itu mengikuti liga musim 1888, dan diapun kembali menjadi Sekjen pertama kali untuk LFC. sebelum saran dari Barclay itu sebenarnya ada sebuah kejutan yang dilakukan Houlding untuk membentuk ‘Everton tandingan’. Pada tanggal 26 Januari 1892 Houlding mencoba meregistrasikan nama ‘Everton Football Club and Athletic Grounds Company” di London. karena dia berpendapat nama Everton FC belum pernah diregistrasikan, maka dia berharap bisa mengambil alih dengan cara tersebut. tapi dengan keputusan Football Council pada pertemuan 4 februari 1892 rencana itu kandas sudah, hasil pertemuan memutuskan bahwa tidak dibenarkan klub baru mempunyai nama yang sama dengan klub yang sudah ada di liga. Pada saat yang sama para pengurus Everton, dan diantara mereka para pendiri dari Gereja St. Domingo, membuat perjanjian untuk membeli tanah di sebelah utara Stanley Park, tanah tersebut bernilai 8,090 pound. 4 dari mereka mengeluarkan masing-masing 1000 pound untuk mendapatkan perjanjian tersebut. sementara Houlding, harus memulai dari bawah dengan sebuah klub barunya untuk bermain di liga. Karena tidak berhasil mendapatkan nama Everton FC. akhirnya dia menerima tawaran sekjennya dan menamai klub barunya sama dengan nama kota tempat tinggalnya daripada hanya memakai nama satu wilayah saja. dan pada tahun 1894 klub mengadopsi warna kebanggaan kota sebagai warna kaus team, yaitu merah. dan pada tahun 1901 menggunakan maskot kota Liverbird sebagai logo di dada para pemain. Sebagian besar staff, pelatih dan para pemain memilih bergabung di Goodison bersama Everton FC, maka LFC harus dibangun dari nol. Untungnya tersisa pelatih John McKenna yang loyal pada houlding dan sekjennya Barclay. sebagian besar anggota tim dibawa oleh McKenna, seorang yang Irlandia sejati dan dinamis. John ‘Jujur’ McKenna telah melakukan hal paling berjasa dibandingkan orang lain di sepakbola Inggris. dia adalah Pelatih di Anfield selama 30 tahun pertama, dan juga mendapatkan kedudukan sebagai Presiden klub untuk 2 musim. dia adalah anggota dari FA Council dari tahun 1905, dan menjadi Presiden Liga Primer pada tahun 1910, dan menjadi wakil presiden FA pada tahun 1928. McKenna pun pernah memimpin di beberapa komite sebelum dia akhirnya meninggal pada tahun 1936. Dia adalah orang yang dihormati dipersepakbolaan inggris, dengan keunikan dan keterampilannya mengatur sebuah strategi dalam pertandingan. Houlding mungkin adalah pendiri LFC, tapi McKenna adalah otak dibalik kesuksesan diawal berdirinya LFC. Kesuksesan yang meroket didunia persepakbolaan Inggris saat itu membuktikan bahwa kemampuan John McKenna sebagai Manajer dan Pengendali team. dengan pinjaman lunak dari Houlding sebesar 500pound yang tak pernah terbayarkan kembali, McKenna mencoba membangun dengan uang yang minim dengan merekrut 12 pemain lebih dari Skotlandia. Keputusannya ini membuat LFC dikenal sebagai “team yang semua pemainnya bernama Macs” karena hampir semua pemain bermarga ‘Mc’. Tapi walau diantara orang-orang skotland itu, pada formasi awal penjaga gawang Bill McOwen sebenarnya adalah orang Inggris asli. pada awal pendiriannya, Liverpool ditolak bergabung di liga primer dan mereka harus memulai dari liga terbawah yaitu Lancashire League. Pada awal September 1892 Liverpool FC bertanding untuk pertama kali di Anfield melawan Rotherham dari Midland League dalam pertandingan persahabatan. Pada hari yang sama Everton memainkan pertandingan pertamanya di Goodison, dibagian lain Stanley Park. persaingan sudah dimulai! team manakah yang mendapatkan dukungan dari para warga Liverpool? Presiden Liverpool mengumumkan di sebuah harian,” tidak ada pertandingan yang lebih baik dari LFC yang pantas disaksikan di kota ini”. itu merupakan pesan untuk Everton. dan suratkabar tersebut menuliskan,”Councillor J. Houlding membuka pertandingan dengan menendang bola pertama”. Liverpool menang telak 7-1. McVean adalah pencetak gol pertama untuk LFC pada babak pertama. Yang disayangkan hari itu adalah hanya segelintir orang yang hadir menyaksikan pertandingan tersebut, karena lebih dari 10.000 orang lebih suka datang ke Goodison. Beberapa hari kemudian LFC menjadi tuan rumah untuk pertandingan pertama Liga Lancashire. Pada 3 september 1892 LFC menjamu Higher Walton dan kembali menang telak 8-0. Pertandingan tertunda beberapa jam karena keterlambatan tim tamu. Dan kembali hanya beberapa ratus orang yang menjadi saksi kemenangan besar di pertandingan pertama tersebut. Sang kapten pada saat itu, McVean, memenangkan lempar koin dan memilih bagian lapangan yang menghadap ke Anfield road pada babak pertama. Dan itu menjadi tradisi bagi banyak Kapten tim LFC untuk mengikuti hasil lempar koin pada pertandingan itu.
Gelar Juara Liga Primer Pertama kali Liverpool FC pada tahun 1901 Setelah 8 tahun masuk di kancah Liga Premier, LFC bangkit memuncaki Liga inggris dengan gelar juara ditangan yang menjadi modal untuk generasi Anfield selanjutnya. Benih kesuksesan ini sudah di tebarkan sejak 1896 ketika LFC memutuskan merekrut Legenda sepakbola Tom Watson menjadi Manajer Tim. hasilnya adalah tim ini tidak bisa diremehkan. salah satu gebrakan pertamanya adalah mengontrak Alex Raisbeck yang sangat inspirasional 2 tahun kemudian. berkat tangan dingin Watson lah tim juara LFC dibangun. Dengan Raisbeck sebagai pemimpin di belakang, dan Bill Perkins yang handal dibawah mistar gawang. didampingi oleh Billy Dunlop pemain internasional Skotlandia sebagai Full-Back dan pemain sayap jack Cox yangmenyisir sisi lapangan membantu assist bagi Sam Raybound si penyerang. tim LFC musim 1900/01 dilansir adalah tim dengan kemampuan terbaiknya. Semua ini terjadi pada jaman kumis baplang, ketika para pemain LFC berganti pakaian di Sandon dan berkemas untuk pertandingan away dengan menggunakan kereta atau kereta berkuda. Anfield yang pada masa itu hanya mampu menampung 20.000 penonton pada setiap pertandingan di akhir pekan. dan pada setiap harinya kambing mengunyah rumputnya dan memberikan pupuk alami dari kotorannya. juga masa keruntuhan ratu Victoria yang mendominasi koran-koran lokal. Gol dari Robertson, Satterhwaite dan Raybound membuat LFC mengawali musim dengan sempurna ketika mengalahkan Blackburn Rovers 3-0 di Anfield pada pembukaan musim didepan 20.000 pendukungnya. The Reds sedang membabi buta dengan mengemas kemenangan selanjutnya 2-1 melawan Stoke City, lalu membungkam West Bromwich Albion telak 5-0 menjadikan 3 kemenangan berturut-turut bagis skuad Tom Watson. meskipun begitu Aston Villa yang mempunyai selisih pertandingan lebih banyak memuncaki klasemen saat itu. Penyerang Sam Raybound bersama Tommy Robertson, masing-masing mengemas 1 gol disetiap pertandingan dalam 3 pertandingan terakhir. dan Raybound kembali mencetak gol pada Merseyside Derby di Goodison Park. Tendangan pada menit 46 membungkam mulut para pendukung The Toffees yang sudah memimpin dibabak pertama. dengan hasil imbang di derby tersebut kemenangan penuh LFC pun berakhir. pada minggu depannya LFC menjamu favorit juara musim itu Sunderland. dan mereka mengalami kekalahan pertama dikandang pula. LFC dibekap dengan 1-2 di Anfield, dan itu menjadi titik balik dari kemenangan berturut-turut di awal musim. Bagi pelatih Watson, kalah dari klub asalnya adalah kenyataan pahit yang harus ditelan, tetapi dialah yang akhirnya akan tertawa untuk terakhir kalinya nanti di akhir musim. Kemenangan bagi Notts County dan Wolves menambah kekalahan menjadi berturut-turut bagi LFC. dan sementara tergeser ke papan tengah di urutan klasemen, tetapi sebuah kemenangan besar 5-1 kembali mengumpulkan keyakinan para pemain dan supporter di Anfield. kemenangan 5-1 itu menghancurkan favorit juara lainnya, Aston Villa.seperti biasa ditengah musim keadaan mulai berbalik memburuk, dengan tidak konsistennya para pemain semakin menghantui The Reds. setelah kalah dari Sheffield dan United yang lalu ditutup dengan kemenangan dari Manchester City 4-3. Andy McGuigan membalikan keadaan dibabak kedua dan menghadiahkan kemenangan bagi the Reds dengan semua golnya setelah tertinggal 2-3 dibabak pertama. Seiring pergantian tahun dengan keyakinan penuh dari para Liverpudlians tetapi kenyataannya gelar juara semakin jauh dari jangkauan. walaupun pada awal abad itu diawali dengan kemenangan 3-1 dari Stoke City, tetapi kekalahan menyakitkan dari Everton dikandang dan minggu berikutnya dari Bolton semakin memudarkan harapan juara bagi the Reds. Pada pertengahan Februari, LFC terdampar di posisi 8 klasemen, tertinggal 9 poin dari pimpinan klasemen, Nottingham Forest. tetapi dengan determinasi tinggi yang akhirnya menjadi ciri khas team juara ala LFC di masa akan datang, hasil-hasil yang gemilang datang belakangan untuk berjuang meraih gelar juara. pada 23 Februari, Watson membawa tim melawat ke klub lamanya, Roker Park. dan bukan mustahil kembali ke kandang lama dengan sebuah senyuman menjadi hadiah manis setelah Jack Cox mengemas gol penting 1-0 untuk membuktikan ini adalah kebangkitan yang tak bisa ditangguhkan lagi. Wolves, Villa dan Newcastle berhasil dikalahkan oleh the Reds yang perlahan-lahan kembali bergeser menuju ke posisi dua klasemen dan gol Raybound pada menit 75 di Anfield pada tanggal 8 April 1901 menjadi pertanda kemenangan penting dan menggeser penghuni posisi kedua klasemen, Notts County. Membuat persaingan semakin ketat dengan selisih 5 point dari pemimpin sementara Sunderland dengan 3 pertandingan sisa ditangan menjadikan kesempatan untuk mengangkat Piala Juara untuk pertama kali semakin didepan mata bagi para Merseysider. Kemenangan atas Sheffield United atas perolehan gol dari goal getter terbaik the Reds Raybound, pada Senin Paskah mensejajarkan LFC dengan Rokerites pada posisi puncak klasemen menjadikan persaingan juara semakin memanas saat itu. Dibayang-bayangi oleh Nottingham Forest di posisi ketiga semakin memanaskan persaingan, apalagi the Reds harus menghadapi mereka di Anfield. dan kembali the Reds bernafas lega setelah Cox dan Goldie mengakhiri mimpi Nottingham Forest untuk menyaingi the Reds dalam persaingan gelar juara dan semakin mengamankan posisi the Reds di posisi kedua klasemen. Tiga hari sebelumnya Sunderland sudah mengemas kemenangan 2-0 atas rival sedaerahnya Newcastle United dan tetap memuncaki klasemen dengan hanya perbedaan selisih goal. menjadikan persaingan untuk menjadi juara bagi LFC ada di pertandingan away melawan West Brom 29 April nanti. Dengan hasil seri dengan Albion dan raihan 1 poin saja cukup bagi the Reds untuk memenangi kejuaraan. tapi The Baggies tidak akan menyerah begitu saja atau mungkin akan membalikan keadaan dan the Reds tidak mau kompromi dengan segala kemungkinan itu. Sejak dari peluit pertama the Reds berjuang hidup dan mati, akhirnya itu semua membuka jalan menuju kemenangan setelah berhasil memimpin di babak pertama melalui gol dari Walker yang menyambut bola rebound tendangan Raybound yang berhasil ditahan kiper the Baggies. pada babak kedua bomber tuan rumah memborbardir kiper Bill Perkins dari berbagai sudut tetapi pertahanan the Reds mati-matian berusaha mempertahankan kemenangan demi gelar juara pertama mereka. sebuah kemenangan yang sangat layak akhirnya diraih juga dan sebuah jawaban bagi para kritikus yang mengomentari kans bagi the Reds diawal musim. Perjuangan Perkins, Goldie dan Robertson menjadi semakin lengkap ketika Raybound menjadi top skorer dengan 16 gol dan Raisbeck sang skipper menjadi inspirasi bagi semua pemain the Reds. pada akhir musim koran Liverpool Echo mencatat,” kemarin adalah persaingan yang sengit dipuncak klasemen antara LFC dan Sunderland yang harus berakhir hingga hari terakhir di musim ini. tetapi para pemuda Anfield pantang menyerah. sejak awal tahun 1901 mereka hanya 2 kali kalah, dan anak-anak LFC satu-satunya tim yang mencetak gol lebih banyak dipertandingan tandang dibandingkan di kandang sendiri (23 gol dengan 22 gol) ini adalah hasil yang memuaskan. Pada pertandingan tandang mereka menang 7 kali dan seri 5 kali, dengan mengemas 19 poin dari 34, lebih dari setengah perolehan poin mereka. kenyataan menyebutkan kalau pertahanan LFC menduduki peringkat terbaik di liga. LFC pun mengemas gol terbanyak 59 dibandingkan dengan Sunderland dengan 57 gol.” Setelah kemenangan melawan West Brom, juara baru kembali ke Liverpool menggunakan kereta dan mereka di sambut di Central Station malam harinya oleh ribuan fans yang mengeluk-elukan mereka. Raisbeck dibopong oleh para fans sepanjang jalan menuju Anfield yang penuh oleh para fans, sementara drum dan pipebag trompet band membawakan lagu yang cocok dengan momen tersebut, “The Conquering Hero”. Sementara para pemain lainnya dan para manajer dan staff kembali ke Anfield menaiki kereta kuda dengan bangga dan senyum lebar sambil mengangkat trophy Liga tinggi-tinggi. Akhirnya, Trophy Liga Primer sudah mengisi lemari kosong itu untuk pertama kalinya, bukan berarti itu akan menjadi trophy yang terakhir

sejarah berdirinya yakuza

0 komentar
SEJARAH YAKUZA JEPANG
Sejarah Yakuza jejak asal-usulnya kembali ke jaman Tokugawa atau jaman Edo (1603-1868), saat shogun, ketika Ieyasu Tokugawa (1603-1605) mulai berkuasa memadukan negara Jepang. Jauh dari periode perang saudara, namun juga belum menjadi negara yang stabil. Pada era baru tersebut ada sekitar 500.000 samurai yang menganggur, dan tidak ada pekerjaan yang cukup untuk mendukung jumlah mereka. Banyak dari samurai ini bergabung dengan kelas pedagang (Tekiya), tetapi mereka yang tidak bergabung, menjadi ronin (Samurai Tak Bertuan, atau tunawisma), harus menemukan cara lain untuk mendukung kehidupannya. Mereka banyak beralih ke metode sebagai penjudi (Bakuto), pencurian dan kriminal untuk mendukung kehidupan diri mereka sendiri.

Apabila menunjuk nama orang, siapa Yakuza pertama, mungkin bisa disebutkan Isokichi Yoshida (1867-1936) dari Kitakyushu yang merupakan Pemimpin Pertama Yamaguchi-gumi. Ada juga ronin yang menjadi machi-yokku, atau pelayan kota atau satuan tugas (satgas desa). Pada hakekatnya berusaha kuat mencari penghasilan untuk melindungi dan menghidupi serta bagi kesejahteraan keluarga mereka dan kota. Seperti geng akhir-akhir ini, mereka banyak yang menghabiskan waktu untuk perjudian.

Sama seperti Mafia Italia, Yakuza dimulai dengan pengaturan secara kekeluargaan, tetapi tidak didasarkan kepada garis keturunan, tetapi melalui adopsi maupun penerimaan anggota dari orang yang tak dikenal sebelumnya.

Hubungan ini kemudian menjadi hubungan seorang godfather di bagian atas, dengan anggota baru di bawahnya, sehingga terbentuk secara piramida, dan istilah yang diberikan kepada peran ayah-anak (atasan-bawahan) disebut sebagai hubungan oyabun-kobun. Oyabun memberikan saran, perlindungan, dan bantuan, dan sebagai imbalannya menerima loyalitas teguh dan pelayanan kobun ketika dibutuhkan.

Inisiasi janji baru ke dalam organisasi dilakukan dalam mode yang sangat formal, dengan pertukaran cangkir sake untuk melambangkan hubungan darah (sake dilambangkan sebagai darah) antara oyabun dan kobun tersebut. Upacara ini biasanya dilakukan pada kuil Shinto, dan dengan demikian ditetapkan memiliki makna keagamaan.

Yakuza selalu membanggakan diri pada kode bushido, atau cara samurai. Kematian kekerasan secara tradisional dilihat sebagai nasib puitis, tragis, dan terhormat, dan konsep giri dan ninjo adalah pusat perhatian terhadap hubungan di antara anggota. Giri, atau kewajiban, mengacu pada rasa kuat bersama untuk melaksanakan kewajiban atau tugas dengan baik secara bersama-sama di antara anggota, dan juga sebagai "pakaian sosial" yang mengikat banyak hal agar dapat menyatukan Jepang bersama-sama.

Ninjo kira-kira diterjemahkan dengan emosi, atau kasih sayang manusia, dan menunjukkan "kemurahan hati atau simpati terhadap hal-hal yang lemah dan kurang beruntung dan terhadap orang lain. Hal ini mengikat suatu bentuk kesopanan dan patriotisme yang memberikan Yakuza semangat semacam Robin Hood, citra yang romantis apabila dilihat di mata publik.

Yakuza telah mempertahankan hubungan yang sangat erat dengan entitas politik dan korporasi Jepang dalam pertumbuhan mereka selama bertahun-tahun, jauh lebih lama daripada rekan mereka, mafia, di Amerika Serikat.

Akibat kekacauan politik setelah masa setelah Perang Dunia II, Yakuza, menjadi sayap kanan sangat konservatif. Itulah sikap mereka saat itu sehingga banyak terjadi pembangkangan. Karena setelah Perang Dunia Kedua, kekerasan antara faksi-faksi yang berbeda terjadi semakin sengit. Setelah perang dunia kedua, organisasi telah terdegradasi dari perawakan asli mereka. Mereka menjadi boryokudan, atau geng kekerasan, dan di Bosozoku, geng biker (sepeda motor) Jepang. Terbentuk faksi kecil-kecil dan muncul perselisihan ke dalam sistem bawah tanah kriminal tradisional. Ada pula kecenderungan menurunnya solidaritas dan ketaatan di antara anggota Yakuza.

Anggota yang lebih tua kecewa dengan penurunan nilai-nilai moral dan peningkatan penggunaan senjata di kalangan atas dan generasi muda yakuza, yang sebelumnya tidak pernah menjadi masalah utama di Jepang. Ini transformasi dalam perilaku di antara anggota yang menjadi kriminal, terlihat sebagai masalah besar tidak hanya oleh generasi tua penjahat, tetapi oleh lembaga penegak hukum juga.

Adanya perpecahan itu memunculkan seorang seorang pemimpin Yakuza yang juga pemimpin Yamaguchi-gumi, Yoshio Kodama. Sempat dipenjara di Sugamo Prison bersama Ryoichi Sasakawa, yang akhirnya bersahabat. Saat dipenjara Kodama membuat buku yang menjadi sangat terkenal, gSugamo Diaryh, kisah keluar masuk dan kabur dari penjara Jepang, serta satu buku lagi berjudul, gI Was Defeatedh sebuah karya otobiografi.

Kodama dipakai pihak intel AS untuk menghancurkan komunis di Jepang, termasuk juga menghancurkan anti nasionalis. Dia adalah tokoh sayap kanan yag kuat. Tahun 1947 dia meminta Meiraki-gumi, afiliasi Yamaguchi-gumi untuk menghancurkan sebuah gerakan pekerja di pertambangan Hokutan. Dia juga yang menyatukan Yamaguchi-gumi dengan Tosei-kai, yang dipimpin Hisayuki Machii. Kodama adalah seorang broker (perantara) yang piawai.

Jepang adalah negara yang mampu melakukan adaptasi yang luar biasa agar sesuai dengan perubahan zaman, dengan tetap menjaga persatuan di dalam hatinya masing-masing. Yakuza, sebagai bagian dari sistem ini, akan terus berkembang seiring dengan perubahan zaman, tapi sangat tidak mungkin bahwa sebuah organisasi yang jejak akarnya kembali lebih dari 400 tahun yang lalu, akan hilang dalam waktu dekat, gBanyak yang ditangkap polisi, tetapi Yakuza tetap berjalan dengan baik seolah tanpa halangan apapun, papar Robert Whiting, pengarang Tokyo Underworld, saat diwawancarai National Geography pada bulan Desember 2011 - See more at: http://www.iskaruji.com/2013/07/foto-dan-sejarah-lengkap-yakuza-jepang.html#sthash.jJzkCSyi.dpuf

sejarah berdirinya kota bandung

0 komentar

Sejarah Berdirinya Kota Bandung

Bandung Tempo Dulu-Sejarah Berdirinya Kota Bandung

Setiap tempat atau daerah memiliki sejarah tersendiri yang melatarbelakanginya. Tidak terkecuali, Kota Bandung. Berdirinya Kota Bandung diawali dengan pembentukan Kabupaten Bandung pada abad ke-17 Masehi. Dari awal terbentuknya hingga tahun 1681, Kabupaten Bandung dipimpin oleh Tumenggung Wiraangunangun.

Pada awalnya, ibukota Kabupaten Bandung berada Krapyak, kini bernama Dayeuhkolot (Kota Tua), kira-kira 11 kilometer ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang. Antara tahun 1794-1829, Kabupaten Bandung dipimpin oleh R.A Wiranatakusumah II yang dijuluki "Dalem Kaum I". Di masa itu, kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni ke Pemerintahan Hindia Belanda dibawah pimpinan gubernur jenderal Herman Willem Daendels (1808-1811).

Sebuah proyek besar dibuat oleh Daendels untuk menunjang kelancaran tugasnya di Pulau Jawa. Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Postweg) sepanjang kurang lebih 1000 km dari Anyer di ujung barat Jawa Barat hingga ke Panarukan di ujung timur Jawa timur. Pembangunan jalan raya itu dilakukan oleh rakyat pribumi di bawah pimpinan bupati daerah masing-masing.

Di daerah Bandung dan Priangan, Jalan Raya pos mulai dibangun pada pertengahan tahun 1808 dengan memperbaiki dan memperlebar jalan yang telah ada. Di daerah Bandung sekarang, jalan raya itu adalah Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Asia Afrika – Jalan A. Yani hingga berlanjut ke Sumedang dan seterusnya. Untuk kelancaran pembangunan jalan raya, dan agar pejabat pemerintah kolonial mudah mendatangi kantor bupati, Daendels kemudian meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan ibukota kabupaten, masing-masing ke daerah Cikapundung dan Andawadak (Tanjungsari), mendekati Jalan Raya Pos.

Daendels tidak mengetahui, bahwa sebelum ia melakukan permintaan itu, bupati Bandung sudah merencanakan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung, bahkan telah menemukan tempat yang cukup baik dan strategis bagi pusat pemerintahan. Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan yang terletak di tepi barat Sungai Cikapundung dan berdekatan dengan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat kota Bandung sekarang). Alasan pemindahan ibukota itu dikarenakan Krapyak tidak strategis sebagai ibukota pemerintahan karena terletak di sisi selatan daerah Bandung dan sering dilanda banjir bila musim hujan tiba.

Pada era 1808-1809, bupati beserta sejumlah rakyatnya mulai pindah dari Krapyak mendekati lahan bakal ibukota baru. Mula-mula bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), kemudian pindah ke Balubur Hilir, selanjutnya pindah lagi ke Kampung Bogor (Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang).

Tidak ada informasi yang menyebutkan secara pasti berapa lama Kota Bandung dibangun. Akan tetapi, kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung. Bahkan, pembangunan kota Bandung langsung dipimpin oleh bupati. Dengan kata lain, Bupati R. A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (the founding father) kota Bandung. Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810.

sejarah terbentuknya McDonalds

0 komentar
Donald's pertama didirikan pada tahun 1940 oleh dua bersaudara Dick dan Mac McDonald, namun kemudian lisensinya dibeli oleh Ray Kroc. Mereka memperkenalkan “Speedee Service System” pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji moderen. Maskot awal McDonald’s bernama Speede, yaitu seorang pria dengan kepala berbentuk hamburger yang menggunakan topi koki. Speede kemudian digantikan oleh Ronald McDonald tahun 1963. McDonald’s saat ini tidak menjadikan tahun 1940 sebagai tahun kelahiran restoran McDonald’s. Mereka memilih 15 April 1955, ketika Ray Kroc membeli lisensi waralaba McDonald’s dari Dick dan Mac di Des Plaines, Illinois, sebagai hari kelahirannya. Kroc kemudian membeli saham dari McDonald’s bersaudara dan memimpin perusahaan ini melakukan ekspansi ke seluruh dunia. Saham McDonald’s mulai dijual kepada publik tahun 1965.

Gambar : Dick McDonald dan Mac McDonald


Sifat agresif yang dimiliki Kroc bertentangan dengan keinginan McDonald bersaudara. Kroc dan McDonald bersaudara bertikai untuk mengontrol bisnis ini, namun akhirnya McDonald bersaudara lah yang pergi meninggalkan perusahaan. Pertikaian ini didokumentasikan baik dalam otobiografi Kroc maupun otobiografi McDonald bersaudara. Situs di mana McDonald bersaudara pertama kali mendirikan restoran kini dijadikan monumen. Pada tahun 1960, terdapat lebih dari 200 saluran McDonald’s di seluruh Amerika, perluasan cepat yang dikobarkan oleh biaya franchise yang rendah. 

Ray Kroc telah menciptakan salah satu merek yang paling kuat sepanjang masa. Tetapi dia nyaris tidak mendapat keuntungan. Akhirnya, dia memutuskan untuk menggunakan real estate sebagai pendukung keuangan yang menyebabkan McDonald’s menjadi operasi yang menguntungkan. Pada tahun 1956, Kroc mendirikan Franchise Realty Corporation, membeli tanah dan bertindak selaku pemilik restoran bagi pembeli franchise yang penuh minat.

Gambar : Ray Kroc


Kroc seketika tahu bahwa dia telah melihat masa depan. Dengan persetujuan di tangan, Kroc mulai memenuhi bayangannya tentang restoran McDonald’s yang meledak dari pantai ke pantai. Sebuah model eksperimental di Des Plaines, illinois, di luar kota Chicago, yang bersifatkan harga rendah yang sama, demikian pula menu yang terbatas, dan pelayanan cepat seperti di restoran San Bernardino. Restoran yang dibuka pada tanggal 15 April 1955 ini mencapai penjualan yang terhormat sebesar $366,12 dengan cepat memasukkan keuntungan. 

Gambar : Produk Mac Donald


Kroc mengawasi restoran ini dengan waspada seperti seorang ibu baru, secara pribadi memimpin kegiatan dapur dan mengorek sisa permen karet dari pelataran parkir dengan pisau raut. Bagi Kroc, meniru satu kedai tunggal kakak-beradik McDonald baru permulaannya. Supaya bisa membangun kongsi restoran, Kroc tahu bahwa dia harus memberlakukan disiplin atas industri restoran yang dikelola secara longgar. Dan itu berarti menyempurnakan prosedur operasi yang distandarkan dalam proses yang bisa ditiru. Roy Kroc meninggal dunia dalam usia lanjut pada bulan Januari 1984, pada umur delapan puluh satu tahun, tepat sepuluh bulan sebelum McDonald’s menjual hamburger yang ke-50 milyar.

Sampai pada tahun 2004, McDonald’s memiliki 30.000 rumah makan di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung rata-rata 50.000.000 orang dan pengunjung per hari dan rumah makan 1.700 orang.
Mc Donald’s terus berkambang hingga saat ini. Di kota-kota besar di Indonesia pun banyak kita jumpai restoran cepat saji ini.







sejarah bill gates dan terbentuknya windows

0 komentar

Kisah Hidup Bill Gates dan Sejarah Terbentuknya Microsoft


William Henry Gates III atau lebih terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir di Seatle, Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya, Mary, adalah seorang mantan guru. Bill adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Sejak kecil Bill mempunyai hobi “hacking”,bahkan hingga kini pun kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang “berpikir”.

Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa sekolah dasar dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini orang tua Bill, kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama “LAKESIDE”. Pada saat itu , Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar nantinya menjadi programmer pertama microsoft) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun.

Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside. Dimulai dengan meng”hack” komputer sekolah, mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka benar- benar dapat “memasuki” komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan micr*soft, 7 tahun kemudian.

Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah. Pembuatan program sistem pembayaran untuk Information Science Inc, merupakan bisnis pertamanya. Kemudian bersama Paul Ellen mendirikan perusahaan pertama mereka yang disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger di perusahaan kontrkator pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.

Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu dengan baik mengikuti kuliah, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programmer yang luar biasa jenius, namun seorang manusia yang menyebalkan.

Munculnya Ide

Pada suatu pagi di musim dingin tahun 1974, dalam perjalanan mengunjungi sahabatnya Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul World’s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models. Artikel ini memuat tentang komputer mikro pertama Altair 9090. Allen kemudian berdiskusi dengan Bill Gates, dan mereka menyadari bahwa era “komputer rumah” akan segera hadir dan meledak, membuat keberadaan software untuk komputer-komputer tersebut sangat dibutuhkan. Bill Gates kemudian menghubungi perusahaan pembuat Altair, yaitu MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems).Dia mengatakan bahwa dia dan Allen, telah membuat BASIC yang dapat digunakan pada Altair.

Tentu saja ini adalah bohong. Bahkan mereka sama sekali belum menulis satu baris kode pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini, sangat tertarik pada BASIC. Dan hebatnya dalam waktu 8 minggu BASIC telah siap diimplementasikan dan bekerja sempurna di Altair. Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard, dan bersama dengan Paul Allen mendirikan Microsoft.

Bill gates meninggalkan Havard demi Impiannya

Kisah berbeda datang dari Jerry Yang, yang pada tahun 1990 menjalani program doktor di Stanford University. Bersama dengan sahabatnya David Filo, mereka lebih menyukai kegiatan surfing di Internet, daripada aktifitas dan penelitian program doktor yang mereka ikuti. Mereka mulai mengumpulkan link situs-situs yang menarik, sampai akhirnya list yang mereka buat telah menjadi terlalu panjang dan terlalu banyak.

Mereka kemudian membaginya menjadi banyak kategori dan subkategori. Inilah peristiwa bersejarah yang mengawali lahirlah perusahaan besar bernama Yahoo!. Yahoo merupakan singkatan dari Yet Another Hierarchical Officious Oracle. Awalnya, yang mengakses ke direktori Yahoo! hanya Yang, Filo, dan beberapa teman dekat mereka di Stanford University. Namun, dari obrolan mulut ke mulut, orang mengakses ke Yahoo! menjadi semakin banyak. Mengetahui bahwa orang yang mengakses ke Yahoo! menjadi sangat banyak, mereka akhirnya menjadikan Yahoo! sebagai bisnis.

Dua kisah diatas tercatat dalam sejarah bagaimana sebuah bisnis Information Technology (IT) dapat terlahir. Dan masih banyak kisah-kisah lain tentang kesuksesan bisnis IT, yang kadang dimulai dari sesuatu yang sederhana, dari sebuah hobi atau kemampuan kita membaca kebutuhan masyarakat terhadap suatu solusi. Bidang IT termasuk bidang yang unik, karena banyak sekali pebisnis dan tokoh-tokoh IT lahir justru karena kekuatan karakter dan kreatifitas.

Nah, keunggulan yang diperoleh seseorang karena pengakuan dan penghargaan publik terhadap hasil karya, produk, ide dan perjoeangan yang dilakukan adalah merupakan keunggulan defacto. Sebaliknya keunggulan yang diperoleh seseorang karena gelar (degree), sertifikasi (certification) dan pengakuan formal, sering saya sebut sebagai keunggulan dejure. Bisnis dan peluangnya bisa lahir dari keunggulan defacto maupun dejure, dan keduanya bisa saling melengkapi.

Bill Gates, Kevin Mitnik, Steve Jobs, dan William Joy, adalah nama-nama yang besar di dunia IT karena keunggulan defacto mereka. Orang mungkin juga lupa bahwa Jerry Yang adalah seorang akademisi yang menguasai dengan baik teori-teori dasar komputasi. Meskipun dia lebih terkenal karena sebagai founder dari Yahoo.Com. William Joy yang lulusan the University of California Barkeley, justru lebih terkenal karena sebagai pendiri dari Sun Microsystems. Bill Gates dan Kevin Mitnik juga memberikan nyata bagaimana keunggulan defacto menjadi sesuatu hal yang dominan dalam terlahirnya sebuah bisnis.

Menariknya fenomena ini juga dikaji secara mendalam laporan khusus Gartner 2006 (Gartner Predictcs 2006 Special Report), meskipun dengan terminologi yang berbeda. Diramalkan bahwa pada tahun 2010 pasar kerja para spesialis IT akan berkurang hingga 40%. Para spesialis (specialist) ini akan digantikan oleh versatilis (versatilist), yang mampu mengkombinasikan kompetensi dan keahlian teknis, dengan pengalaman bisnis dan kemampuan memberikan solusi komprehensif. Dengan degree dan sertifikasi, kita mungkin akan bisa menjadi seorang spesialis dalam suatu bidang (keunggulan defacto). Tapi ternyata ini saja tidak cukup, diperlukan kemampuan verbal, komunikasi memberi solusi dan berhubungan dengan orang lain (keunggulan defacto). Ini yang disebut dengan seorang versatilis, dan versatilis bukanlah generalis yang tahu banyak hal tapi dangkal atau hanya kulit-kulitnya saja.

About Me

Followers

Blogger templates

Blogger templates

Popular posts